Pijakan – Pijakan Golput : 4…Keberhasilan atau Pembodohan yang Paripurna

2008 Oktober 5


Teman-teman…hampir dua minggu saya mencoba untuk menegasi keberadaan berita dari kehidupan saya…tapi ternyata itu tidak mungkin…bahkan saya baru ingat bahwa ketika Adzan dan Takbir berkumandang di masjid. merupakan bentuk sederhana penyampaian berita dari masjid, bahwa waktu sholat telah tiba…

Nah…setelah tiga pijakan Golput terdahulu…ini ada pijakan keempat…yang mengarah kepada RI1 dan RI12…

Untuk rujukan..bagian yang akan saya cermati dengan logika bego saya diambil dari detik.com …tepatnya :

http://www.detiknews.com/prokontra/detail/2008/09/29/081945/1013925/612/sby-jk-klaim-berhasil-memimpin

dan

http://www.detiknews.com/read/2008/09/29/011414/1013877/10/jk-klaim-kepemimpinannya-bersama-sby-berhasil

JK Klaim Kepemimpinannya Bersama SBY Berhasil…begitu tajuk beritanya…29-09-2008… Parah…ia mengatakan hal itu dihadapan para kiai dan santri di jawa timur…mari kita cermati

Mari kita Cermati : JK mengatakan salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan SBYJK adalah peningkatan anggaran pendidikan dalam APBN….kelihatannya ini benar…apalagi bagi para santri dan kyai di Jawa Timur (maaf, seingat saya sedikit dari para santri dan kyai yang melek politik dalam arti yang sebenar-benarnya…sedikit yang bisa seperti Gusdur, Dien Syamsuddin, Hidayat Nur Wahid…sisanya sih…cuma FLOATING MASS…aja; o ya para santri gak usah merasa tersinggung ..ya…penulis juga – pada zamannya – santri kok…kalau tersinggung ya kita buka forum aja…mau debat bahasa Arab…monggo, bahasa Inggris…alhamdulillah, bahasa Indonesia…juga gak papa kok, jangan pake bahasa Jerman atau Jepang…saya baru belajar…maaf).

Sebenarnya, dalam pandangan para pengamat politik, “MENGGEMBAR_GEMBORKAN kenaikan ANGGARAN pendidikan hingga 20%…oleh SBYJK…tidak hanya berdampak pada pemenuhan amanat UNDANG_UNDANG…melainkan juga kampanye politik…Jadi jelas kenaikan anggaran pendidikan adalah KEWAJIBAN SBYJK BESERTA KABINETNYA untuk mendukungnya,melaksanakannya..apakah mereka jual diri…persetan dengan itu semua…tapi itu AMANAT UNDANG-UNDANG…KALAU JK TIBA-TIBA bertepuk dada…itu bagus…karena kita harus BERTEPUK TANGAN sambil teriak …O..o.,..kamu ketahuan…cuma buat ngambil suara ngejebak dengan pemenuhanan UNdang-Undang…

Saudara-saudara ku, yang Alhamdulillah-Puji Tuhan – telah diberikan kesempatan melek politik lebih banyak…TOLONG…sadarkan para guru dan orang tua murid di daerah terpencil bahwa APA YANG DILAKUKAN OLEH SBYJK BUKAN INDIKATOR KEBERHASILAN MEREKA…bahkan langkah MUNDUR…lha wong dah 4 tahun mimpin baru bisa ngelaksanain sekarang…TOLONG…jangan biarkan rekan-rekan kita SILAU akhirnya salah cari pemimpin…INGAT…pelajaran berharga hanya terjadi apabila kita berani mengambil harga dan pelajaran dari apa yang kita alami, bukan dengan mengulangi kebodohan yang sama…

Saya tidak ingin mengejar dengan isu kesejahteraan sosial…sebab…kalau JK DAN SBY mau NGACA…abis sholat ied kemarin ada yang terjun bebas (inna lillahi wa inna ilaihi rojiun) dan itu diindikasikan (salah satu penyebab bunuh dirinya) karena faktor kemiskinan…Yang saya sayangkan kok almarhum tidak jatuh terjun – minimal – menimpa SBY atau JK…atau paling buruk Ustadz MS Kaban (Ramadhan ini, khatam Al-Quran berapa kali Ustadz…? ada gak sih di Al-Quran ayat yang mengharuskan kita jujur….??? mohon dijawab Ustadz…)

Lalu…Kenapa JK yang teriak…bukan SBY…ini beberapa asumsi tolol saya ;

a…JK…sengaja mengedepankan hal ini…semata-mata untuk menekan SBY..bahwa ini adalah kerja tim…dan (maaf) mungkin ini yang akan keluar…karena gua itu jadi…(nah lho. mohon gua jangan dibaca saya…sebab itu salah besar…baca JK)… pada titik ini, ia mengambil posisi cawapres 2009 yang paling kuat dan cocok untuk SBY…pada titik ini, ia secara langsung mengakui bahwa memang belum ada seorang kader golkarpun yang sanggup menandingi SBY…tentu untuk 2009…

b. sensasi permainan peran…SBY mengambil sikap low profil, mungkin karena tahu itu adalah pemenuhan UU (baca kenaikan Anggaran Pendidikan hingga 20% pada APBN 2009)…dan JK memang dijadikan KOMPOR.atau KIPAS..ini semata-mata agar TIM SBYJK 2009 mengetahui titik lemah dan musuh (nah ketahuan kan sekarang saya jadi musuh mereka….) mereka pada 2009…Ingat ketika Wiranto dihujat karena “menjual” kemiskinan…apakah berbeda dengan tindakan SBYJK ini??? Silakan cermati …tapi hemat saya tidak atau Sama saja…


3. Mencari peluang suara dari PEMILIH PEMULA…ini yang amat MENGERIKAN…pemilih pemula INdonesia…adalah mereka yang memiliki semangat untuk BELAJAR SETINGGI-TINGGINYA…separipurna mungkin…sehingga ketika mereka berhasil mencapai post doctoral mereka…Mereka tidak terjebak seperti SBY yang teriak “I am not A Scientist…My self…so bakar aja ijazah S3 Anda om, atau jangan-jangan thesis dikerjakan “Oleh sekumpulan ORANG PINTAR”…wak…wak.. Maka mereka akan melihat bahwa calon pemimpin 2009 – 2014 adalah mereka yang memiliki PERHATIAN atas PENDIDIKAN…PERMAINAN INI lah yang mereka ingin menangkan (baca; Mereka dengan SBYJK) kenapa bukan SBY…secara pendidikan JK jauh lebih rendah dari SBY…apabila JK yang strata 1 (maaf kalau saya salah tolong dikritisi) memiliki perhatian terhadap PENDIDIKAN apalagi SBY yang S3…gak usah dipertanyakan dong…kira-kira pesannya begitu…NAH…MANIS KAN??? betul manis cara mereka tapi jebakan ini JEBAKAN BATMAN… sekali kita terjebur…sampai 2014 kemaluan kita digantung…Kecuali kalau dari ABRI berniat mengkudeta…boleh jadi ini cukup 2011..

d. Kenapa ini dikumandangkan….karena SBYJK dan TIM tahun bahwa minimal 75% dari Orang Indonesia adalah orang yang berpendidikan pas-pasan…mungkin dia S1…tapi cuma S1 materi terjemahan (banyak kan Universitas kita yang materi kuliahnya terjemahan doang)…gak mungkinlah mereka pake riset pas kuliahnya…ha…ha… Nah SBYJK paham betul bahwa ORANG_ORANG BODOH di INDONESIA (termasuk saya) ingin MENJADI PINTAR…cara menjadi PINTAR…ya SEKOLAH…SEKOLAH BERARTI PENDIDIKAN YANG LEBIH BAIK…salah satu sarana menjamin terlaksananya pendidikan yang lebih baik adalah…PENYEDIAAN ANGGARAN YANG MEMADAI……Jadi…apakah INI SUATU KEBERHASILAN… BEGO banget kalau kita anggap itu sebagai salah satu indikator keberhasilan…INgat SBYJK pernah berjanji untuk membangun negara ini, memajukan negara ini…maka untuk pemenuhan janji tersebut…PENDIDIKAN yang baik ADALAH KENISCAYAAN…bukan pilihan….Atau kebanyakan kita sudah tidak peka membedakan mana pilihan dan mana keniscayaan…????

Maka…perlu kita pahami dengan seksama..bahwa KENAIKAN anggaran PENDIDIKAN dalam APBN hingga 20% dari APBN, bukanlah indikator dari keberhasilan…kecuali apabila keberhasilan menunaikan kewajiban dianggap sebagai suatu keberhasilan oleh SBYJK…Apabila pijakan ini benar…maka saya akan tertawa terbahak-bahak…Masa sih memenuhi kewajiban dijadikan INDIKATOR keberhasilan…ha..ha…ha…(Gila belajar untuk hal ini yang atu sampai Prancis, yang atu lagi ampe S3…dimana tuh hasil belajarnya…)

Sebagai ANalogi…bulan Puasa Kemarin…keponakan saya berhasil berpuasa sebulan penuh…ia diberi ganjaran uang dalam jumlah tertentu oleh kedua orang tuanya…Nah…keponakan saya yang lain komplain…lha itu kan pemenuhan kewajiban… bukanprestasi…prestasi adalah ApABILA kita berhasil MELAKUKAN SESUATU di atas target dari YANG DIBEBANKAN kepada kita… kalau cuma pas-pasan ya…gak lah…(untuk SBYJKdan TIM..saya yakin gak perlu belajardari keponakan saya kan.,…ia masih SD..kelas 1…)

Maka…Trik ini adalah TRIK basi…apakah ANDA akan memilih ORang-ORANG yang MENGEDEPANKAN KEMUNAFIKAN dan atau MENGEDEPANKAN “penguasaan atas orang-orang” bodoh sebagai pemimpin INdonesia 2009 – 2014…adalah hak Anda untuk menjawab…Tetapi seandainya Anda Memilih GOlpUT pun…Anda harus dapat meyakini,,,bahwa Anda jauh lebih rasional dibandingkan SBYJK… atau Capres yang lain… Pesannya sederhana…mari kedepankan hal yang rasional…jangan bodohi lagi Rakyat INdonesia…hanya karena ANda (baca SBYJK dan tim) tahu bahwa rakyat INDONESIA…minimal 75% adalah orang yang tidak terdidik secara paripurna…sudahlah…29/09/08 masih bulan puasa…SBYJK melalui JK mulai menampakkan belang atau kebohongan…trus ujuk-ujuk lebaran merasa berhak meminta maaf…Ha…ha…ha…ha…ha…

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS