Pijakan – Pijakan GOLPUT 10 : Korbankan Besan…Perkuat Dukungan!!!! (Selamat atas Keberanian SBY….Bagaimana dengan Yusril Ihza Mahendra dan Hamid Awwaluddin???)

2008 November 3


September, 17 2008, kejatuhan Lehman Brothers, tersiar ke seluruh penjuru dunia…. Termasuk ke telinga para pemimpin negara di dunia…Gak lama…BEI disuspend…keren….rupiah…jatuh…nah…kalau mau dikejar…POLLING atas kemampuan SBY…Insya 4JJI juga turun pada saat itu.

Beruntung…ketika indikator suara dan dukungan akan turun…SBY beserta rekan melihat…bahwa TINDAK PIDANA KORUPSI…adalah PELUANG UNTUK MENDAPATKAN KEMBALI DUKUNGAN…dalam hal ini, kasus yang paling dekat dan menyentuh PUBLIK adalah ALIRAN DANA dari BAnk INdoneSIA ke Para AnggOTA dewan… Yang Lebih menguNTUNGkan lagi…salah satu di antara TERSANGKA adalah BESAN dari SBY…

Lho…kok malah beruntung…….begini logika-nya………. Sudah sama-sama kita ketahui, bahwa SBY adalah individu yang tahu membalas budi…Ia adalah individu yang tidak hanya santun, bahkan terlalu santun hingga cenderung plin-plan…Yusril Ihza Mahendra, mantan KepaLA SukU parTAI BuLAN – BintANG…diindikasikan terlibat kasus KORupsI di DEPKUmHAM…nah karena PBB adalah PENdukUNG perTAMa SBY diLUar DemoKRAT(ingat 2004).,..maka SBY…melalui kakI TANgannYA menyelamATKAN muka YUsrIL… YusRIL amAN…hanya DIlepas JabatANNYa di KabINET iNDOneSIA bersaTU…

Lalu…janGAN lupakAN pulA Hamid AwwALUDDin…kareNA kedEKATAN sanG Mantan MEnterI dengan JK…ia  pun selamat…bahkan JAdi DUta Besar…betul???? Nah…bohong besar KALau pada KampanYE pILPREs 2004 kemarin…JK gak ngabisin banyak duit…. belum lagi Aburizal Bakrie dengan LUMPUr LAPindOnya……kalau mau diitung atau dikonversi…dengan uang Rp 1…jangan-jangan jumlah uang yang ia keluarkan sudah cukup untuk menutupi wilayah lumpur LAPindo…tapi uang ITu malah ia berikAN ke SBY pada saat kampanye 2004…

Nah…jelas sekali…banyak orang yang dapat menangkap bahwa SBY tidak hanya pandai membalas budi, melainkan juga tidak tegas…apalagi keras hati…Ingat pula tentang Kedatangan Konglomerat HITAM ke ISTANa…tentu Gak Ada Yang Gratisannya (Ya…Bego banget sih kalau hari gini kita masih percaya ada FREE LUNCH di POLITIK)…

Nah..di tengah hempasan krisis ekonomi global, rupiah terpuruk, banyak orang yang mempertanyakan KOMITmen PEmberanTasan KOrupsi SBY…maka … terbitlah secercah cahaya…cahaya yang dianggarkan dapat MENerangi Malam Tanpa DUkungan…Yaitu…KeterLIbatan AULIA THANTAWI POHAN dalam kasus aliran dana BI ke DPR…

SBY adalah DOKTOR…di bidang EKonoMI PErtaNIAn…Ia bukan ORANG BODOH (itu yang seharusnya!), Ia  melihat Ada NILai EKonomIS dari JUalAN besAn dengan PEngUATan PEsan (positif; komitmen pemberantasan korupsi)  tentang dirinya…Maka jauh-jauh hari ia menjadikan AUlia POHAN sebagai Tabungan…DepoSITo dukungan…yang siap dicaIRKAN kapan saja…

So…Mudah di tebak…di tengah tuntutan harga minyak bersubsidi diturunkan…di tengah keraguan masyarakat ekonomi atas kabinet SBY (terutama di bidang ekonomi)…sementara Waktu PILPRES tinggal hitungan hari…AULIA POHAN MENYELAMATKAN SBY…

GILa…HitunGan-hitungan PENYELAMATAN pun dilakukan…

a. Waktu 6 bulan…untuk mempersiapkan ketiadaan atau minimal menghilangkan jejak utuh tentang keterlibatan ATP…akhirnya dilakukan..entah dengan jalan apa pun….minimal hasilnya…hukuman bagi ATP menjadi ringan…. 

b. Kenapa mesti menunggu waktu 6 bulan untuk SBY memiliki ketetapan hati…..? Masa ini diharapkan cukup  melewati 7 bulanan cucu SBY…kasihan kan Annisa Pohan…kasihan kan…Agus Harymurti…INI CUCU PERTAMA SAYA…COY!!!!!   

C. aMUNISI…Pada titik ini…maka menyediakan atau MENGHIDANGKAN AULIA POHAN kepada KPK adalah pilihan yang BIJAKSANA…. Kenapa bIjaKSAna…tentu secara hukum…kita akan melihat bahwa keterLIBATAN AULIA POHAN memang karena KEPUTUSAN DewAN GUBERnur BI adalah TINDakan Yang BErsifat KOLEGIAl..maka…SBY aman dari “TUDINGAN” MENELANTARKAN BESAN hanya semata-mata untuk KEKUASAAN…Bahkan kegiatan ini, dapat menambah dukungan dari masyarakat LUAS, sebab INI berartI pemBeranTAsan KORupsi Tanpa Pandang BULu dari pihak SBY….

Pertanyaan terakhir adalah BAGaimaNA dengan Yusril Ihza Mahendra…Hamid Awwaluddin…Penyelundupan Minyak di Buoy (Kalimantan) Gak mungkin lah SBY lupa…Masalahnya adalah ketiga orang/kasus terakhir, tidak begitu memiliki NILAI JUAL TINGGI UNTUK MENDAPATKAN DUKUNGAN masyarakat lUas…

Akhirnya apabila ANda Tetap Memiliki Keinginan UNTUK memILIH, baik Pada PEMILU mauPUN pILPREs…paSTikan Anda MEMahami Bahwa PREsiden adaLAH manUSIa biasa….ia bisa Saja berbuat (Siapa pun ia nantinya) seperti APa Yang dilakuKAn oleh SBY….SeLAMat MemILIH mauPUN TIdaK MEmILIH pada PEMILU 2009 dan PILPRes 2009….

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS