Pijakan – Pijakan Golput : 13…Siap Menang …dan Gak Mau Ngalah…
2008 November 18
Minggu lalu, pilkada di Jawa Timur selesai dihitung (secara manual) hasil akhirnya adalah
Khofifah – Mudjiono (KAJI) = 7.669.721 (Tempat ketiga…yang ini akan kita coba cermati…Pemenang ketiga…berhak untuk Memimpin Jawa Timur untuk Periode 2014 – 2019…
Soekarwo – Saifullah (KARSA) = 7.729.944 (ijrsh.wordpress.com) (Tempat Kedua…yang berhak memerintah…mudah-mudahan tidak hanya secara de jure, tapi juga de facto)
Pemenang utama adalah GOLPUT…yaitu 13.880.805 (Surabaya.detik.com)_ Tempat Pertama…yang mendapatkan Champagne…
Ternyata…urusan masih panjang… Tim Khofifah Mujiono …mengatakan menemukan kecurangan dalam hal proses penghitungan suara…maka mereka akan membawa hal ini ke mahkamah konstitusi…
Bagi GOLPUT42009…hal ini gak menarik untuk dicermati….sebab…biasa aja dan boleh secara hukum, apabila ada pasangan yang merasa “dicederai” dalam hal pemilu/pilkada, mereka berhak melaporkan dan meminta pertimbangan keadilan atas hal tersebut…
Yang lucu adalah…ketika…
“Saya akan kirim surat ke Komnas HAM PBB biar semuanya tahu apa yang terjadi di sini,” kata Khofifah di KaJi Center di Jalan Kertajaya Indah, Rabu (12/11/2008).
sumber dari surabaya.detik.com/http://surabaya.detik.com/read/2008/11/12/192314/1035976/466/khofifah-adukan-kecurangan-pilgub-jatim-ke-pbb
Mari kita coba renungkan sedikit…Judul Editorial Media Indonesia
Siap Menang tapi tidak Siap Kalah (Editorial 15/11/2008)
http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=NDQwMDY=
Dalam tulisan itu, dikutip pernyataan Mc Cain…yang kalah bertarung dengan Barack Obama…
“Sahabatku, kita telah sampai pada akhir dari sebuah perjalanan panjang. Rakyat Amerika telah berkata dan mereka mengatakannya dengan sangat jelas. Beberapa saat lalu, saya mendapatkan kehormatan menelepon senator Barack Obama untuk memberi selamat kepadanya atas terpilihnya dia sebagai presiden dari negara yang kita semua cintai ini. Dalam kontes sepanjang dan sesulit ini, kesuksesan dia (Obama) membuat saya hormat atas kemampuan dan kegigihannya.”
Perlu ditelaah dengan seksama…apakah pernyataan itu perlu atau tidak perlu…Sejatinya…apabila Kaji merasa pihaknya dirugikan…cukup membawa ke kepolisian atau mahkamah konstitusi, tidak perlu ke PBB…walaupun cuma KoMNAS HAMnya…lagi pula…”kata-kata biar semuanya tahu apa yang terjadi di sini” bisa jadi boomerang…
Mari kita cermati…Boomerang pertama …bagi tim Kaji sendiri…anggaplah atau alkisah…dari 500 berkas yang dia laporkan, ternyata ketika “on site checking” ada 50 berkas yang salah…maka 10% kesalahan tadi sudah cukup untuk mengurangi jatah kemenangan mereka….analogi mudahnya…anggap 500 berkas mewakili 5.000.000 juta suara… mAKA 10% dari suara utuh adalah 500.000…sialnya kita bagi aja dua …Kaji 50%, Karsa 50% maka ada selisih 250.000 suara…sementara selisih kemenangan Karsa atas Kaji saat ini, anggaplah selisih 75.000 suara..maka…point untuk Kaji hanya 100.000 suara (sebenarnya 175.000…tapi 75.000 sudah dikompensasi untuk mengejar ketinggalan Kaji atas Karsa)…Masalahnya adalah apabila kelebihan karsa +75.000 suara saja bisa dianggap curang…apalagi kelebihan kaji…yang dari on site checking secara random…salah 10%….panjang banget kan…(illustrasi ini agak mumet untuk dipikirkan…kalau Anda mumet…langsung aja liat point dua)
Boomerang Kedua…Bicara Pilkada Jatim…scope-nya ya…Jawa Timur…untuk Meng-Internasionalisasi-nya butuh proses…Mari kita lihat Aceh…kepentingan asing melalui ekonomi banyak…di sana gudang gas alam…Kita lihat Timor-Timur…ingat minyak di Selat Timor…Irian Jaya..Emas…tembaga…dll….Nah untuk menginternasionalisasi pilkada jatim…walaupun dengan semangat HAM…terlalu berlebihan…bahkan jadi kocak…lha wong urusannya pilkada…bukan pembagian hak ekonomi, kewilayahan, dll…
Boomerang ketiga…ini apabila Khofifah terinspirasi dengan Munir…karena Munir almarhum ORang MalAng…MalANG di Jawa Timur…Maka itu 91L4….gimana gak…Munir gak setahun dua tahun ngebangun “kerjasama” dengan jaringan internasionalnya…Khofifah…????
Booomerang Keempat…secara pribadi…kami belum sempat googling kompetensi si Mbak…tapi kami ingin menyarankan…kepada siapa-pun Presiden 2009 – 2014…please..jangan beri kesempatan orang-orang yang ingin “menjual” negara ini ke orang asing…Maka apabila Khofifah bersikukuh…sederhana aja…karier politiknya bisa kelar tuh…(mungkin Khofifah rindu jadi menteri, berusaha untuk menaikkan posisi tawar bagi capres yang bakal jadi presiden 2009-2014…wah Mbak…jangan memperkuda kasus donk!!!!!!!!)














