Dasar Pemalas Rakus!!! DPR (?) Pijakan Golput 21

2009 Maret 3


Metro TV sore tadi…dalam metro hari ini …memfokuskan berita pada kemalasan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia…atau DPR RI

Metro TV menyinggung keberadaan hanya 70-80 orang anggota DPR RI pada sidang paripurna siang kemarin…

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berita yang cover both sides…Metro TV menghadirkan Gayus T.Lumbuun dari DPRRI dan Sebastian Salang dari FORMAPPI…

Pada sesi dialog…Gayus T.Lumbuun mengatakan bahwa rapat-rapat di DPR RI memiliki nilai masing-masing…ada untuk pengesahan dan ada untuk pemutusan (itu  diantaranya…) dan “seakan-akan” bagi DPR RI (terutama Gayus T.Lumbuun) ketidakhadiran pada saat sidang pengesahan UU masih dimungkinkan atau malah dibolehkan (?)

terlebih pada siang tadi…4 Keputusan yang disahkan menyangkut internal DPR RI…

Sementara bagi Sebastian Salang…

Apabila ketidakhadiran seorang anggota DPR RI pada suatu sidang merupakan sikap  politik  …harus dihargai…sayangnya ia mensinyalir…absennya mereka lebih bermuara pada kemalasan…

Bagi kami.

..ketika seorang caleg menjadi anggota dewan…maka suka atau tidak suka ia harus bekerja sesuai dengan masa kontrak kerja…yaitu Lima Tahun…dan setiap hari mereka (kecuali saat reses) harus hadir di DPR RI…

itu logika bego kami…jadi ketika mereka membolos… persetan pada sidang kelas apa pun…

tetap membolos dan itu pengkhianatan atas profesionalisme yang mereka agung-agungkan…

Apalagi kalau sampai dilakukan oleh Anggota Dewan Dari partai Keadilan SEjahtera atau yang berasaskan agama Islam…mendingan itu anggota Dewan Pindah agama aja…

Kalau mereka malas-malasan …apa bedanya dengan pengemis yang masih sehat…tapi meminta uang dipinggir jalan kepada Anda ,Anda   sudi berderma untuk mereka???

Terkait dengan keputusan atau sikap  politik……agar fair…mereka yang tidak hadir harus menegaskan bahwa ketidakhadiran mereka karena sikap politik yang sedang mereka usung…sehingga masyarakat dapat memberikan penilaian atas sikap tersebut…

masyarakat Indonesia dah pada pintar kok Om…jadi…alasan gak masuk akal kalau sikap politik yang diusung oleh anggota dewan…dan menyebabkan mereka tidak hadir pada suatu rapat…mereka simpan untuk diri mereka sendiri…

sebab…

kehadiran mereka sebagai anggota DPR RI adalah karena masyarakat memilih…bukan karena KEturUNAn dari BAPAK MOYANG MEREKA!!!!!!!!…

Maka..Perlu bagi DPR RI untuk MEMPublikasikan Siapa Saja Anggota DPR RI 2004 -2009 yang  PEMALAS!!!! itu sebagai  bentuk sederhana bagi DPR RI untuk menjaga wibawa mereka…dan panduan bagi Masyarakat untuk Memilih pada 9 April 2009…

Atau…tanpa sengaja Anda atau Anggota Dewan memang meminta masyarakat menjadi Golput??? tidak memilih??? terserah…

UNtuk MUI..harusnya berani memfatwakan kepada Anggota Dewan bahwa Mempublikasikan ANggota Dewan yang Malas atau Tercela adalah Perbuatan Yang Wajib…

Jadi tidak semata-mata memfatwakan haram golput..terus lepas tangan…duh…agama kok jadi bahan jualan…!!!???

Terakhir…pada Metro TV..ditampilkan pula para professional  yang kecewa dengan perilaku anggota dewan…dan mereka ada yang mengaku untuk golput pada pemilu…jadi…Apakah Anda para pembaca ingin berpihak kepada professionalisme…bila ya…maka lebih baik tidak memilih daripada kita sakit hati karena telah memilih..

.lalu bagaimana dengan fatwa haram golput dari MUI…

gampang aja..

.kalau MUI cuma memfatwakan haram…sementara mereka gak mau memfatwakan haram bagi DPR RI yang malas, korupsi dan melakukan perbuatan nista…

maka .

.suruh MUI menjadi anggota DPR RI 2009 – 2014…

Rangkap Jabatan kan biasa di Indonesia….

Silakan MUI…


lintas beritakan…

4 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Maret 9
    dunia sunyi permalink

    salam dari bandung

    punten saya setuju dengan tulisan akang

    iklan politik sontoloyo

    Di sudut kota bertebaran baliho para calon anggoto legislatif, ada yang tersenyum manis seperti koruptor menunggu vonis , ada yang bergaya orator dengan latar belakang gambar sukarno menuding, dan ada juga yang berlatar gambar monyet (mungkin ingin memberi pesan manusia lebih kuasa dari monyet walau monyet dan manusia saudara sepupu menurut teori darwin).

    Ada yang berfose beramai-ramai seperti mahasiswa yang baru di wisuda , ini barangkali calon legislatif bermodal cekak (maaf bukan menghina, Cuma dugaan)

    Wahai para penyembah kekuasan…. Kami tidak butuh kau jajakan wajahmu, seperti banci di matan lawang yang membuat gemas para kantip untuk merazia

    http://esaifoto.wordpress.com

  2. 2009 Maret 28

    assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting :)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/

    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

  3. 2009 April 9
    aditthegrat permalink

    Wakakak,…

    Sabar bos! Maunya milih caleg berdasar UU, kebijakan, atau sikap yang “akan” atau “mungkin” mereka pilih di dewan. Tapi sidang aja gak dateng? Ke laut aja deh.

    http://aditthegrat.wordpress.com/2009/04/09/golput/

    wah blog diatas ujung2nya nyebut gua syirik!

  4. 2009 Juni 25

    setuju bagget kang!!! salam kenal

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS